Halaman

Senin, 02 Mei 2011

Hierarki filesystem dan susunan folder linux

Assalamualaykum Wr. Wb.
Posting kali ini diawali dari pertanyaan ya.. Apa sih yang dimaksud dengan struktur hirarki filesistem pada linux?
Sistem berkas (Inggris:File System) adalah metoda untuk memberi nama pada berkas dan meletakkannya pada media penyimpanan. Masing-masing sistem operasi memiliki sistem berkas
sendiri untuk meletakkan file dalam sebuah struktur hirarki. Contoh dari sistem berkas termasuk di dalamnya FAT, NTFS, HFS dan HFS+, ext2, ext3, ISO 9660, ODS-5, dan UDF.
Linux mempunyai sistem hirarki yang diturunkan dari sistem operasi "orangtuanya" yaitu UNIX. Directory yang berada paling ujung atau paling dasar yaitu /(root). Di bawah direktori root (/), ada beberapa kumpulan direktori sistem penting yang umum digunakan oleh banyak distribusi Linux lainnya. Di bawah ini adalah daftar dari direktori umum yang berada tepat di bawah direktori root (/) :
  • /bin - aplikasi biner penting
  • /boot - lokasi berkas konfigurasi untuk boot.
  • /dev - berkas peranti (device)
  • /etc - berkas konfigurasi, skrip startup, dll (etc)...
  • /home - direktori pangkal (home) untuk pengguna
  • /lib - libraries yang diperlukan oleh sistem
  • /lost+found - menyediakan sistem lost+found untuk berkas yang berada dibawah direktori root (/)
  • /media - mount (memuat) removable media seperti CD-ROM, kamera digital, dll...
  • /mnt - untuk me-mount sistem berkas
  • /opt - tempat lokasi untuk menginstal aplikasi tambahan (optional)
  • /proc - direktori dinamis khusus yang menangani informasi mengenai kondisi sistem, termasuk proses-proses (processes) yang sedang berjalan
  • /root - direktori pangkal untuk root, diucapkan 'slash-root'
  • /sbin - sistem biner penting
  • /sys - mengandung informasi mengenai system
  • /tmp - berkas sementara (temporary)
  • /usr - tempat aplikasi dan berkas yang sering digunakan oleh pengguna (users)
  • /var - berkas variabel seperti log dan database
Hirarki sistem berkas diatas merupakan sistem berkas dasar yang ada pada sebagian distro yang beredar. Pada distro lain mungkin terjadi perbedaan. Tetapi pada dasarnya sama yaitu memiliki / sebagai akarnya. Pada sistem berkas tersebut, sub directori dapat berada pada harddisk yang berbeda.

Berbeda dengan windows yang menggunakan backslash (\) sebagai pembatas directory dengan directory atasnya atau bawahnya. Linux menggunakan slash (/) sebagai pembatasnya. Misalnya pada windows C:\Program Files\Open Office\. Sedangkan pada linux \home\bayu\file data\. Pada windows dikenal drive C: D: dan seterusnya, maka pada linux drives tersebut di masukkan dalam directory /mnt dan /media untuk CDROM dan media external lainnya. Tetapi pada distro distro dapat memiliki aturan yang berbeda.

Sekian dulu ya info yang bagikan.. sampai jumpa...

    Artikel Terkait



    0 komentar:

    Posting Komentar

    Mari comment di blog yang dofollow ini, usahakan jangan spam ya..